Wednesday, December 17, 2008
Kau yang istimewa
Mengasihiku,menyayangiku ibarat puteri
Kelembutan yang disulami pujukan manja
Penuh penghormatan,saling menyenangkan
Berdua nama kita menjadi satu
Terlalu mengasihimu namun hatiku pilu
Tergores pedih ..kerna menyakitimu
Bukan dengan pedang tapi pada kata2 ku
Membelah jiwa suci lagi murni
Istimewanya dirimu ,dekat tapi jauh
Bersinggah sana dalam hati menjadi raja
Aku mengasihimu tanpa ada kekurangan
Begitu jua kasih dicurah padaku
Nampak sempurna tanpa celaan
Mengasihimu sedalam-dalam lautan
Istimewanya dirimu,mengasihi seadanya diriku
Kata2 pun tak dapat menguraikan
Keikhlasan kasihmu yang tiada dua
Kini telah tiada ,dia dah pergi jauh
Kerna telah dikhianati olehku
Berderai ,berkecai punah hatimu
Masih tabah walau dah rebah
Kerna istimewanya dirimu
Masih tersenyum walau dah parah
Terluka entah bilakan sembuh
Mungkinkah masa atau usia
Istimewanya dirimu..telahkah memaafkan ku
Kerna kesal,bersalah masih bersarang lebat
Dirimu masih tersimpan didalam lubuk hati
Tak mungkin dilepas walau dah lepas
Kasihmu yang abadi untuk dulu ,kini dan selamanya
Mengiringi masa berlalu,kau tetap ku bawa
Diakhir hidupku sehingga ke noktah hujung
Kerna kau yang terlalu istimewa.
Hasil nukilan pena ini tertuju utk sesorg ,tahu dia bahagia dan berbahagialah selamanya.
Lembaran yang terisi wangian bedak talkum dan tulisan penuh warna warni.
LYNDA MANDA.
Tuesday, December 16, 2008
doa
Dato dr.fazilah pernah berkata......." setiap pagi sedekahkan al-fatihah kepada kedua
ibu bapamu ( tak kira masih hidup @ mati ) ".........nescaya pintu rezekimuakan terbuka buat kamu...
|
Monday, December 15, 2008
HANYA CERITA
Kelmarin jua aku memulakan cerita dalam cerita tentang engkau, tentang manusia,alam semesta dan sedikit kasih sayang.Dalam cerita itu jua bercerita tentang kebahagiaan yang tak bahagia,yang suka tapi benci,yang dikasihi tapi dah jemu dilekehi dan tak mahu dikasihi atau dipedulikan. Emm.......paling teruja .... cerita dalam cerita itu tentang ketuhanan,memilih jalan-jalan yang harus dipilih dengan membina batasan,sempadan utk membina kehidupan,kedamaian yang abadi,tapi untuk apakah semua itu...... !Aku mengandaikan ada keserasian dalam bicara-bicara ketuhanan,atau andaian aku silap atau masih jahil.Dalam kepayahan itu memang payah di mengertikan,aku masih sukakah pada engkau ..wahai manusia.
Semalam dalam cerita itu ,bermula dengan pertemuan yang sangat aku dambakan,berdetak dan berirama jantungku,berdebar dan gementar..sepertilah yang terkisah.Engkaukah yang ada dihadapanku...wow...renungannya tajam penuh rasa atau bermacam rasa,menyusuk ke kalbu,terluak jua cerita dalam cerita engkau ,aku dan segalanya.Aku sangat bahagia,gembira,senyuman yang tak pernah padam........walau di pendam........................tetapi dalam pada itu aku mengandaikan engkau tak jujur malah penuh kepalsuan,pura-pura hanya untuk melindungi diri engkau sendiri....,bicaranya yang penuh keangkuhan,tapi perihatin padaku. Aku letih tapi masih suka akan dirinya....bertemu dalam pertemuan itu, aku mengingatinya.........entahlah engkau yang mengacau,terusik jua pintu ketenangan diriku yang kukuh kuat aku bina tanpa mengizinkan benda asing mengugatnya.......aku lemah ,bayangannya mengejar aku ,mengekori aku dalam setiap langkahku siang dan malam.Aku cuba buang ,lempar engkau dalam jurang yang amat dalam tapi aku yang keliru membiarkan engkau bertatih-tatih datang kembali.........berbunga-bunga kembali cerita dalam cerita itu. Hari ini bertemu dalam pertemuan,asyiknya bercerita dalam cerita dan terus bercerita.......mengceritakan segalanya ,masa lalu silam yang tak manis untuk diceritakan tapi jadi panduan pada hari ini yang penuh harapan dengan izin tuhan.
Kini harini dalam cerita itu harus berhenti atau dihentikan,ditamatkan,selesaikan dan sudah habis cerita. Aku hanya insan biasa ingin terus bercerita walau dalam cerita itu aku membiarkan diriku kelihatan buruk di hadapan engkau.......diberikan hukuman tanpa difahami.Kini untuk hari ini aku berserah pada ketentuannya ....membiarkan sebagaimana cerita-cerita itu berakhir....,biarlah itu jalan-jalan yg terpilih............!Akukah yang masih ada dalam cerita itu yang tak pernah marah atau putus asa ,jemu,jelak. Akukah yang berjuang untuk perjuangan yang sia menysiakan...akukah yang buat pengorbanan untuk satu kepentingan.Akukah yang tak sedar diri terus mengintai dihelaian lalang yang tak berguna! Engkau bagaimana.........?tak ada rasakah walau untuk sedikit,atau hanya sikap-sikap engkau yang amat menjengkelkan.Kini aku dah letih dan berlalulah segalanya....dah tak terucap,ucapan selamat tinggal dalam cerita yang hendak diceritakan tapi aku mengandaikan mengikut nyanyian naluri aku sendiri ......cerita dalam cerita yang penuh kebosanan ........berulang dan diulang tanpa bersudahan.
Dalam cerita jua aku mendoakan engkau beroleh rahmat illahi dunia akhirat ,tergolong dikalangan hamba-hamba allah yang soleh ,layak mendapat keberkatan ,kesejahteraan ,hati yang baik dan kesihatan yang baik,keselamatan walau dalam apa jua urusan serta anak-anak yang membawa sinar kecermerlangan dan akhlak yang terpuji ,begitu dimurahi rezeki.Amin.
Thursday, December 4, 2008
Indahnya malam pertama kita
Satu hal sebagai bahan renungan Kita...
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa
Justru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara
Hari itu...mempelai sangat dimanjakan
Mandipun...harus dimandikan
Seluruh badan Kita terbuka....
Tak ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak ada sedikitpun rasa malu...
Seluruh badan digosok dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang-lubang itupun ditutupi kapas putih...
Itulah jasad Kita waktu itu
Setelah dimandikan.. ,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu ...jarang orang memakainya..
Karena sangat terkenal bernama Kafan
Wewangian ditaburkan kebaju Kita...
Bahagian kepala..,badan. .., dan kaki diikatkan
Tataplah.... tataplah. ..itulah wajah Kita
Keranda pelaminan... langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian...
Mempelai diarak keliling kampung yang dihadiri tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul
Kita diiringi langkah longlai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan azan dan kalimah Dzikir
Akad nikahnya bacaan talkin....
Berwalikan liang lahat..
Saksi-saksinya nisan-nisan. . yang tlah tiba duluan
Siraman air mawar.. pengantar akhir kerinduan
Dan akhirnya.... tiba masa pengantin..
Menunggu dan ditinggal sendirian,
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan
Malam pertama yang indah atau meresahkan..
Ditemani rayap-rayap dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah tlah pergi....
Sang Malaikat lalu bertanya.
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...
Ataukah Kita kan memperoleh Siksa Kubur.....
Kita tak tahu...Dan tak seorangpun yang tahu....
Email ini khusus buat teman teman tersayang yang dapat
merasakan dan menyadari bahwa kita ini sedang mengantri
untuk merasakan ''malam pertama'' kita.
Anehnya terkadang kita tak pernah galau atau ketakutan akan
malam itu. Bahkan tak pernah menangis dan berpasrah atas
nama ALLAH. Betapa bongkaknya. May ALLAH bless us always!!
Saya hampir membuang email ini namun saya telah diberi
kesabaran untuk membacanya terus hingga ke akhir.
Tiap hari inilah yang kita lalui....Susah vs. Senang. Dunia
semu yang mengasyikkan. . menyita perhatian kita. Sedangkan
dunia nyata yang menjemukan lupa kita isi dengan hal hal
yang dapat menyinari jiwa yang nantinya akan kita bawa
kepada NYA.
Mengapa susah menerima kebenaran? Apakah karena kosongnya
jiwa yang tak dapat terisi oleh kebenaran dan cahaya alam
nyata?
Mengapa mudah sekali membuang email agama tetapi bangga
mem "forward" kan email yang tak senonoh?
Astaghfirullah. ..
Marilah membuat keseimbangan dalam kehidupan kita, sebelum
kita menuju ke ''Malam Pertama Kita''